Senin , 20 September 2021

80 LKMM Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan Dana Hibah

Jember, 10 Desember 2012. Dukungan penuh Pemkab. Jember dan adanya kerjasama dengan pihak perbankkan membuat Program Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Masyarakat (LKMM) Dinas Koperasi, UMKM dapat berjalan dengan baik. Terbukti hingga saat ini di Kabupaten Jember telah terbentuk 352 LKMM dan tiap tahunnya diproyeksikan jumlahnya akan terus bertambah.

Bertempat di Balai Diklat Badan Kepegawaian Kabupaten Jember, Rabu (5/12) Koordinator dan Bendahara 80 LKMM bentukan tahun 2012 diundang untuk mengikuti Sosialisasi Pemanfaatan Dana Hibah LKMM. Tujuan sosialisasi ini agar proses pencairan dana dan pengelolaan dana yang digulirkan dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan peraturan Bupati No. 14 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pengelolaan Dana Hibah Bantuan Modal Kerja LKMM.

Acara ini dihadiri oleh Mirfano, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Endah Wuryani Pimpinan Bank UMKM Cabang Jember yang berkesepahaman untuk mengadakan kerjasama guna mengoptimalkan pemberdayaan LKMM dalam bentuk penandatanganan MOU.

Dalam MOU tersebut, Dinas Koperasi, UMKM akan berfokus pada pembinaan pokmas, manajemen organisasi dan bantuan permodalan, sedangkan Bank UMKM akan berfokus pada penyediaan sumber permodalan.

Endah menyampaikan harapannya pada kerjasama ini agar dapat berlanjut dan bermanfaat dalam memberi kemudahan permodalan bagi LKMM yang membutuhkan. Beliau memberi gambaran berbagai fasilitas Bank UMKM yang bisa diakses LKMM dan Usaha Mikro sebagai bantuan permodalan dengan kelebihan yang dimiliki yaitu suku bunga yang lebih rendah.

Penjelasan tentang tugas penting pengurus LKMM diberikan oleh Mirfano. Dengan memberikan gambaran LKMM sebelumnya yang telah sukses, Mirfano memotivasi pengurus yang masih baru agar bisa berhasil membuat usahanya menjadi besar.

Pengurus LKMM sukses yaitu LKMM Gama, Kaliwates dan LKMM Wonosari, Mangli juga hadir memberikan tersimoni dan berbagi pengalaman. Kedua LKMM ini telah berhasil mengembangkan usahanya dan saat ini telah berbadan hukum sebagai Koperasi Wanita.

LKMM Wonosari yang semula mendapat bantuan hibah sebesar Rp. 56,5 juta pada tahun 2005 sekarang sudah mencapai Rp. 245 juta. Selama 6 tahun LKMM ini bisa mengembangkan assetnya menjadi 6 kali lipat. Saat ini anggotanya 156 orang yang rata-rata pinjamannya sekitar 2-5 juta per orang.

Sedangkan LKMM Gama yang menerima total dana hibah sebesar Rp. 65 juta, selama 3 tahun assetnya menjadi Rp. 131,5 juta. Kopwan ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai Kopwan yang berkinerja baik dengan kreteria tertib administrasi, tertib laporan dan pelaksanaan RAT yang tepat waktu. Kopwan ini Juga diberi kepercayaan oleh Dinas sosial untuk mengelola Askessos (Asuransi Kesejahteraan Sosial) yang saat ini memiliki 200 anggota asuransi.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan ikrar pengurus LKMM tentang “Komitmen Untuk Jujur dan Tidak Melakukan Penyelewengan Dana LKMM Untuk Kepentingan Pribadi“ oleh 80 LKMM bentukan tahun 2012 yang disaksikan oleh kepala Dinas Koperasi, UMKM.

Moh. Jamil,Msi. Kabid. UMKM berkata “Dari 80 LKMM yang mengikuti sosialisasi, 77 LKMM sudah menerima dana hibah di rekening masing-masing. Sedangkan tiga LKMM masih belum karena masih persyaratannya belum lengkap yaitu LKMM Jalinan, Silo LKMM Krajan Balung Lor.dan LKMM Tamping Sumberbaru”. (ungu)

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *