Jumat , 18 Juni 2021

Kabupaten Jember, Nominator Innovative Government Award 2010

Jember, 17 September 2010. Kabupaten Jember kembali mengukir prestasi dengan dipilihnya menjadi nominator peraih Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri bersama dengan 29 nominator lainnya dari Kabupaten / Kota di seluruh Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada daerah / Kabupaten / Kota yang memiliki inovasi menonjol dalam 4 (empat) kategori penilaian yaitu di bidang tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.

Kemendagri menilai Kabupaten Jember telah sukses dengan program inovasinya yaitu dalam mengembangkan Lembaga Keuangan Mikro Masyarakat (LKMM) yang lebih dikenal dengan sebutan Bank Gakin. Program yang digagas oleh Dinas Koperasi, UMKM Kabupaten Jember sejak tahun 2005 ini dipandang telah mampu memberdayakan masyarakat dan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.

Desain Bank Gakin ini telah diakui oleh berbagai institusi baik dalam maupun luar negeri. Terbukti dengan penghargaan yang telah diperoleh sebelumnya, salah satunya Metrotv MDGs Award Tahun 2008 dari PBB dan Metrotv sebagai Kabupaten terbaik dalam upaya pengentasan kemiskinan dan percapaian target Millenium Development Goals.

Sebagai salah satu dari 30 nominator terpilih, Ir. Mirfano Kepala Dinas Koperasi, UMKM akan mewakili Bupati  Jember untuk menghadiri Seminar Sosialisasi pemberian Innovative Government Award (IGA) yang bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung Pimpinan Lt.III Kementerian Dalam Negeri Jl. Medan Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat pada hari Selasa tanggal 21 September 2010 sekaligus akan menerima piagam penghargaan.

Untuk Provinsi Jawa Timur, ada 4 daerah yang lolos menjadi nominator yaitu kapupaten Jember, Ponorogo, Tulungagung dan Kota Malang. Semua nominator, dalam seminar ini diminta untuk menyampaikan laporan inovasi di daerah masing-masing yang dilengkapi dengan data penunjang sebagai bahan kajian akhir dalam penilaian calon pemenang IGA nanti.

Pengembangan LKMM (Bank Gakin) di Kabupaten Jember menjadi perhatian Kemendagri karena merupakan sebuah program inovasi dalam mengurangi kemiskinan melalui pemberdayaan keluarga miskin. Program yang mulai dirintis tahun 2005 ini mengadopsi model Grameen Bank yang sukses dikembangkan di Bangladesh oleh peraih Nobel Perdamaian Mohammad Yunus dengan sasaran utamanya adalah perempuan miskin yang produktif.

Ir. Mirfano, Kepala Dinas Koperasi UMKM menceritakan bahwa awal mula perkembangan Bank Gakin dirintis sejak  tahun 2005  dengan membentuk 2 LKMM di dua Lingkungan yaitu Semenggu dan Mojan,  kelurahan Bintoro Kecamatan Patrang dengan modal dana hibah 25 juta / unit. kedua Bank Gakin ini melayani 30 Kelompok dan beranggotakan lebih dari 150 Kepala Keluarga.Tahun 2006 Bank Gakin bertambah menjadi 11 unit dengan alokasi dana meningkat menjadi 56.5 juta / unit. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan pemerintah akan keberhasilan program ini, sehingga alokasi dana hibahnya pun terus ditingkatkan.

Sampai bulan Agustus 2010 telah terbentuk 221 unit Bank Gakin dengan jumlah anggota 15.558 orang yang tersebar di  108 Desa / Kelurahan dengan total asset mencapai 6,5 Milyard. Targetnya akan dibentuk satu Bank Gakin di setiap Dusun /lingkungan di wilayah Kabupaten Jember dengan tujuan jangka panjang akan bisa membantu pencapaian salah satu target Millenium Development Goals yatu mengurangi separo jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember.

Sukses dan Selamat untuk Bank Gakin, Dinas Koperasi,  dan Kabupaten Jember….!!

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *