Jumat , 20 Mei 2022
Breaking News

Kegiatan Praktek Lapang Pelatihan Teknis Teknik Kemasan Makanan Olahan

Kegiatan pelatihan teknis teknik kemasan makanan olahan dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember pada tanggal 20-22 Januari 2022 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diikuti oleh sebanyak 35 pelaku UMKM, dengan tujuan untuk memberikan pelatihan dalam bentuk studi lapang pada usaha mikro yang telah berkembang di wilayah tujuan wisata DI Yogyakarta. Kegiatan pelatihan ini mendapatkan perhatian dan pendampingan secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu Bupati Jember, Ibu Dra. Hj. Kasih Fajarini yang membuka secara resmi serta menyampaikan pesan akan pentingnya UMKM untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan mampu belajar untuk meningkatkan mutu dan cara pengemasan produk agar mampu tampil lebih menarik.

Pelatihan di lapangan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pelatihan- pelatihan teknik teknis kemasan yang telah dilakukan pada tahun 2020 lalu di kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah agar pelaku UMKM di Kabupaten Jember dapat menggali pengetahuan secara langsung kepada pemilik usaha, melalui diskusi terkait cara pengolahan yang baik untuk menghasilkan mutu produk yang konsisten, cara melakukan pengemasan dan labelisasi dengan material kemasan yang baik serta dapat difungsikan untuk promosi produk. Informasi baru yang didapatkan oleh UMKM di Kabupaten Jember diantaranya adalah perlunya prosedur baku atau SOP produksi yang ditetapkan untuk menjaga konsistensi mutu dan ketertelusuran produk yang salah satunya dapat dilihat dari penggunaan label kode produksi pada kemasan.

Pelatihan secara langsung dilaksanakan di 3 tempat tujuan usaha UMKM, yakni Tugu Cokelat yang bertujuan untuk melihat aneka variasi kemasan yang mampu ditampilkan pada satu produk dan cara promosi atau presentasi produk, khususnya pada produk olahan cokelat. Pelatihan kedua dilaksanakan di Pengolahan keripik bonggol dan gedebok pisang di Kabupaten Bantul dengan nama “Keripik Bonggol Pisang Al Barik”, untuk memberikan contoh ide kreatif dan inovatif seperti penggunaan bahan baku limbah untuk produk pangan. Keripik Bonggol Pisang Al Barik merupakan contoh UMKM yang telah diakui inovasinya,

 

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *