Senin , 20 September 2021

Model Resi Gudang Sebagai alternative Membantu Permasalahan Petani.

Jember 8 Mei 2012, Dalam acara lokakarya di Hotel Lestari 8 Mei 2012 , Bapak Anang dari Komisi B DPRd Kab. Jember meberi pemaparan pentingnya di bangun model resi gudang untuk daerah pertanian jember sebagai solusi permasalahan anjloknya nilai harga gabah di sisi petani. Karena pada saat panen raya harga gabah anjlok. Bahkan merugi.

Hadir dalam lokakarya ini Wakil dari bank Indonesia Bapak Soni yang menerangkan tentang tatacara perkreditan di perbankkan sebagai upaya pemerintah mengatasi permasalahan dana untuk pembangunan model resi gudang. Selain itu juga ada dari ketua kelompok Koperasi Usaha bersama Bapak Miftahurrahman yang sudah menerapkan model resi gudang untuk para anggota-anggotanya yang terdiri atas petani-petani gabah. Menurut Beliau Sistem Resi Gudang sangat membantu permasalahan anjloknya harga gabah di sisi petani saat panen raya. Dengan model resi Gudang petani tidak perlu menjual gabahnya terlalu cepat jika harga pada saat itu rendah. Gabah yang sudah di panen di simpan terlebih dahulu di dalam gudang dengan kadar air rendah agar tahan lama, kemudian di jual pada saat harga gabah tinggi/stabil.

Bapak Mirfano Kepala Dinas Koperasi UMKM Kab. Jember juga memaparkan pentingnya koperasi untuk membantu mewadahi para petani-petani agar tidak terjerumus untuk menjual gabahnya kepada tengkulak-tengkulak yang bermain dengan system tebas, yang justru akan merugikan petani itu sendiri. Karena harga jual gabah yang dipatok jauh lebih rendah. Dengan berkoperasi maka petani telah bergerak kearah yang lebih baik untuk mewadahi semua permasalahan yang ada.

Wakil dari Komisi B DPRD Kab. Jember menyambut baik system resi gudang di jember yang masih dalah tahap pilot poyek ini. Untuk segera merealisasikannnya kepada seluruh koperasi-koperasi petani yang ada di kab. Jember.

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *