Sabtu , 8 Mei 2021

Unit USP Masih Menjadi Primadona Usaha Koperasi Mandiri

Jember, 23 Februari 2014 Unit Usaha Simpan Pinjam masih menjadi primadona usaha Koperasi Mandiri. 82 % dari total pendapatan tahun 2013 Rp. 309.575.975,- berasal dari unit usaha ini. Pendapatan lain diperoleh dari pendapatan administrasi, penjualan buku organisasi, jasa sewa, dan operasional lain / deviden. Data ini dipaparkan pengurus pada saat RARK & RAPB dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) TB 2013 pada hari Jumat (21/2) kemarin di Aula Dinas Koperasi, UMKM Kabupaten Jember.

Hadir dalam acra tersebut Kadis Koperasi, UMKM diwakili oleh Plt. Sekretaris Drs. Moh Djamil ,M.Si. Ketua PKPRI Edi Sudarso, wakil dari Dekopinda Emy Yulianti, dan para undangan.

Laporan pertanggung jawaban TB 2013 ini merupakan laporan kegiatan tahun ke tiga masa Bhakti Pengurus dan Pengawas sejak terpilih tahun 2011 yang lalu. Maka dari itu dalam rapat kali ini dilaksanakan pula pemilihan / reformasi Pengurus dan Pengawas untuk masa bhakti 2014-2016 sekaligus pelantikannya.

Menurut Moh. Djamil secara umum selama masa bhakti, Pengurus dan Pengawas dapat melaksanakan tugas dengan sangat baik. Terlihat dari kinerja 3 tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang positif baik di bidang manajemen organisasi maupun usaha koperasi. “Capaian yang harus mendapat apresiasi diantaranya adalah peninggkatan asset, modal usaha, dan Sisa Hasil Usaha yang tiap tahunnya terus bertambah”, ungapnya saat memberi sambutan. Kontribusi terbesar dari pencapaian ini adalah pendapatan dari unit Usaha Simpan Pinjam yang dijalankan.

Beliau menekankan kreteria pengurus yang akan dipilih harus memiliki jiwa cinta dengan koperasi, amanah, baik dan bisa mempertahankan pencapaian yang sudah ada. Hal ini terkait dengan keberadaan Koperasi Mandiri yang notabene anggotanya mayoritas adalah pegawai lingkungan Dinas Koperasi, UMKM yang seyogyanya menjadi parameter dan contoh bagi koperasi-koperasi lainnya.

Selain Bidang Usaha dan Permodalan yang menjadi point penting, Koperasi Mandiri tidak mengabaikan bidang lainnya. Hal ini terlihat dari rumusan rencana kerja tahun 2014 yang selain melaksanakan program lanjutan, juga akan melaksanakan program baru yaitu di bidang Sosial. Koperasi Mandiri merencanakan pemberian santunan kepada anggota, suami /istri dan anak yaitu jika sakit opname , maksimal 2 kali dalam satu tahun (anggota Rp. 750.000 dan keluarga Rp. 500.000) dan untuk keluarga yang meninggal dunia Rp. 1.500.000,- Semua ini merupakan upaya Koperasi Mandiri untuk menjadi koperasi yang sehat dan mampu mensejahterakan anggotanya baik dari segi hasil usaha maupun sosial. (Admin : Nita)

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *