Jember, 4 Agustus 2025 – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember melalui Bidang Produksi mengadakan rapat koordinasi bersama Lembaga Sertifikasi Halal yang ada di Jember. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 4 Agustus 2025 dan menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung percepatan legalitas produk melalui fasilitasi sertifikasi halal, terutama untuk produk non-daging seperti makanan, minuman, dan aneka produk konsumsi rumah tangga.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mengejar target fasilitasi sertifikat halal untuk 1.000 pelaku usaha hingga November 2025. Salah satu strategi yang disepakati adalah pemanfaatan sistem voucher sertifikat halal yang bisa digunakan pelaku usaha secara gratis. Proses ini akan difasilitasi oleh pendamping dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember.
Sebanyak 500 kuota sertifikasi halal disiapkan untuk tahap awal di bulan Agustus, dengan alokasi pendampingan oleh fasilitator dari Dinas Koperasi. Targetnya, setiap fasilitator mampu mendampingi minimal 50 pelaku usaha per minggu. Evaluasi akan dilakukan setiap Jumat melalui laporan capaian lapangan yang dilengkapi dengan format atau template dari dashboard pelaporan.
Untuk memudahkan koordinasi, Dinas Koperasi juga akan membentuk grup WhatsApp yang melibatkan fasilitator serta pelaku usaha. Grup ini akan menjadi sarana komunikasi untuk melacak perkembangan data, kendala lapangan, dan percepatan proses verifikasi dokumen. Pelaku usaha wajib menyiapkan dokumen berupa surat keterangan usaha dan data pendukung lainnya untuk proses pengajuan.
Pihak lembaga sertifikasi menyampaikan bahwa voucher akan dibagi ke beberapa pihak dan akan dilakukan validasi voucher setiap minggunya. Sebagai tambahan, voucher akan dikodekan dan ditandai apakah masih aktif atau tidak, serta dilaporkan berdasarkan data yang masuk.
Dengan langkah ini, Dinas Koperasi berharap program sertifikasi halal dapat mendorong legalitas usaha mikro, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka peluang pelaku usaha untuk memperluas pasar ke ranah yang lebih luas, termasuk ekspor. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri halal di Kabupaten Jember.