Diskopum Jember Gelar Pelatihan Manajemen Usaha dan Kewirausahaan bagi PKL

Diskopum Jember Gelar Pelatihan Manajemen Usaha dan Kewirausahaan bagi PKL

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember melalui Bidang Pemasaran menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Manajemen Usaha dan Kewirausahaan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilaksanakan di Aula Diskopum Kabupaten Jember. Pelatihan bagi PKL ini direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan tema pelatihan, peserta, dan pemateri yang berbeda setiap harinya. Pada Senin, 22 Desember 2025, pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 100 peserta yang berasal dari PKL Mainan dan Kopling (Kopi Keliling).
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para PKL dalam mengelola usaha secara lebih tertata, berkelanjutan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan usaha PKL agar lebih rapi, bersih, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan memfasilitasi gerobak bagi PKL yang akan berjualan di kawasan Food Street. Oleh karena itu, para PKL diharapkan tidak memindahtangankan gerobak yang telah difasilitasi. Selain itu, jam operasional berjualan ditetapkan mulai pukul 17.00 hingga 24.00 WIB. Setelah selesai berjualan, seluruh PKL diwajibkan menjaga kebersihan lokasi, termasuk area sekitar dan gerobak masing-masing.
Selanjutnya, materi pertama disampaikan oleh Dima Akhyar, S.H. dari Tim TP3D Kabupaten Jember. Ia menjelaskan konsep Food Street yang akan diterapkan di Jalan Kartini, termasuk peran strategis PKL dalam mendukung penataan kawasan agar menjadi lebih tertib, nyaman, dan menarik bagi masyarakat. Materi kedua disampaikan oleh Nilam Noor Fadilah Wulandari, S.E., anggota DPRD Kabupaten Jember, dengan judul “UMKM Kuat, Jember Hebat”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya digitalisasi UMKM sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta memperkuat ketahanan usaha mikro di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sebagai penutup, materi terakhir disampaikan oleh Yusuf Yudistira, S.Pd., M.Pd., seorang praktisi usaha. Ia membagikan pengalaman dan wawasan mengenai pola sukses berwirausaha bagi usaha mikro, khususnya PKL, di era digital. Peserta tampak antusias mengikuti sesi ini, terutama saat diskusi dan tanya jawab yang membahas tantangan nyata di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Diskopum Kabupaten Jember berharap para PKL dapat semakin profesional dalam mengelola usaha, mendukung penataan kota, serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jember.

Bagikan ke

Perkuat Kapasitas Pedagang Sayur Keliling, Pelatihan Mlijo Cinta Hadir di Puger dan Kencong

Daftar Harga Bahan Pokok Penting (BAPOKTING) pada pasar-pasar di Kabupaten Jember per tanggal 4 Juni 2026