Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) terus berupaya memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah penyelenggaraan dua kegiatan pelatihan sekaligus, yakni Pelatihan Pembuatan Roti Manis dan Pelatihan Kemasan yang diperuntukkan bagi istri pengemudi ojek online beserta keluarganya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga. Untuk kegiatan Pelatihan Pembuatan Roti Manis, kegiatan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 28 hingga 29 Oktober 2025, bertempat di Gedung JTP Politeknik Negeri Jember. Sementara itu, Pelatihan Kemasan dilaksanakan di Gedung JTI Politeknik Negeri Jember pada tanggal 28 Oktober 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan peserta membawa syarat administrasi berupa fotokopi KTP atau KK.
Kedua pelatihan tersebut tidak hanya memberikan ilmu praktis, tetapi juga menjadi sarana untuk memotivasi peserta agar berani memulai usaha sendiri. Pada pelatihan pembuatan roti manis, peserta dibimbing secara langsung mengenai teknik dasar pengolahan adonan, pemilihan bahan yang tepat, hingga cara menghasilkan roti yang empuk dan lezat dengan nilai jual yang tinggi. Sementara dalam pelatihan kemasan, peserta mendapatkan pengetahuan tentang strategi pengemasan produk yang menarik, fungsional, higienis, dan sesuai standar pemasaran modern baik untuk penjualan langsung maupun daring.
Melalui kegiatan ini, Diskopum Jember berharap dapat menumbuhkan wirausaha baru yang inovatif serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar. Dengan adanya pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan peluang usaha baru di rumah, sehingga dapat membantu menambah penghasilan keluarga.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis keluarga dan komunitas. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui langkah-langkah pemberdayaan seperti ini, Diskopum Jember optimistis dapat mewujudkan visi menuju masyarakat Jember yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.