Semangat para santri dalam mengasah keterampilan wirausaha masih terus berlanjut di Politeknik Negeri Jember. Setelah sukses dengan pelatihan pembuatan mie kering dan kue kering sehari sebelumnya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember melalui Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha kembali menggelar Pelatihan Vocasional Santripreneur pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Masih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, kegiatan hari kedua ini menghadirkan dua jenis pelatihan yang tak kalah menarik dan dekat dengan keseharian masyarakat, yaitu pelatihan pembuatan kerupuk udang dan pelatihan pembuatan cilok. Peserta pelatihan berasal dari pondok pesantren di Kabupaten Jember, terdiri dari santriwan dan santriwati yang hadir dengan semangat tinggi untuk menimba ilmu serta mencoba pengalaman baru di dunia produksi pangan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari dosen Politeknik Negeri Jember. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha, yang juga secara resmi membuka kegiatan hari kedua. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keterampilan produksi seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal nyata bagi santri dalam mengembangkan usaha berbasis pesantren.
Setelah pembukaan, peserta dibagi ke dalam dua ruangan sesuai jenis pelatihan yang diikuti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dosen dari Politeknik Negeri Jember, yang menjelaskan secara rinci mengenai tutorial proses produksi, mulai dari persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga teknik pengemasan produk yang higienis dan menarik.
Suasana semakin hidup ketika peserta berpindah ke laboratorium pengolahan untuk praktik langsung. Aroma gurih cilok dan kerupuk udang yang mulai memenuhi ruangan, menandakan antusiasme tinggi para santri dalam mencoba setiap langkah proses pembuatan. Dengan penuh semangat, para peserta mengikuti arahan instruktur, saling bekerja sama, dan tak segan bertanya untuk memahami setiap tahapan. Aktivitas hari itu bukan hanya tentang belajar membuat produk, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan jiwa kewirausahaan di kalangan santri.
Melalui rangkaian pelatihan vocasional ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember berharap lahir generasi santripreneur yang tidak hanya terampil dan kreatif, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri, membawa manfaat bagi pesantren, dan turut menggerakkan perekonomian daerah.