Program Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Mlijo Cinta resmi memasuki minggu pertama pelaksanaannya dengan menyasar tiga kecamatan sekaligus. Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para pedagang keliling sayuran (mlijo) agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan menjalankan usaha secara lebih profesional. Pada 25 November, pelatihan berlangsung di Kecamatan Kencong, disusul tanggal 26 November di Kecamatan Semboro, dan 27 November di Kecamatan Sumberbaru. Ketiga lokasi ini menjadi titik awal rangkaian pelatihan yang akan terus berlanjut ke kecamatan lainnya di Kabupaten Jember.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha, Bapak Totok Sugiharto, S.E., M.M. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Ia menyampaikan bahwa mlijo merupakan bagian dari ekosistem distribusi pangan yang sangat dekat dengan masyarakat, sehingga peningkatan kemampuan mereka akan berdampak langsung pada pelayanan dan keberlangsungan usaha.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber kompeten, yakni Ibu Dr. Evi Lestari, S.E., M.Si. dari TP3D Kabupaten Jember, Ibu Suci Hastuti, S.H. selaku fasilitator dan Bapak Dani Eri Setiawan, S.Pd. selaku pendamping UMKM dari Diskopum Jember. Ketiganya membawakan materi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan para mlijo. Ibu Evi memperkenalkan konsep dan tujuan Program Mlijo Cinta serta bagaimana program ini dirancang untuk membantu pedagang meningkatkan daya saing dan memberikan tips praktis agar jualan lebih laris dan menguntungkan, mulai dari cara menata dagangan hingga menjaga kualitas produk.
Sementara itu, Ibu Suci membawakan materi yang fokus pada pengelolaan keuangan dan pembukuan usaha sederhana, serta Bapak Dani memberikan pemahaman terkait public speaking dasar agar para mlijo lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan pelanggan. Kombinasi materi tersebut diharapkan mampu memberikan bekal yang lengkap, tidak hanya dari sisi pemasaran tetapi juga kemampuan manajerial usaha.
Sepanjang kegiatan, para peserta terlihat sangat antusias dan mengikuti praktik yang diberikan narasumber dengan penuh semangat. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa pelatihan Mlijo Cinta diterima dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para mlijo di lapangan. Dengan terselenggaranya pelatihan di tiga kecamatan ini, Program Mlijo Cinta diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan pedagang keliling yang lebih profesional, modern, dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Jember.