Rute penerbangan komersial Jember-Bali pulang pergi (PP) akhirnya resmi beroperasi dan mengukir sejarah baru bagi Kabupaten Jember. Jumat, 5 Desember 2025 menjadi momentum penting ketika Wings Air mendarat mulus di Bandara Notohadinegoro, menandai pertama kalinya koneksi udara langsung antara Bali dan Jember dibuka sepanjang sejarah transportasi daerah ini. Suasana antusias terlihat jelas baik dari pihak bandara maupun para penumpang yang menjadi bagian dari momen perdana tersebut.
Dibukanya rute ini memiliki makna strategis bagi perkembangan ekonomi Jember, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Bali dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi wisata di Indonesia sekaligus salah satu destinasi kelas dunia yang mampu menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya. Dengan hadirnya penerbangan langsung dari dan menuju Bali, produk unggulan UMKM Jember seperti kopi, cokelat, fashion, batik, kerajinan tangan, hingga kuliner khas kini memiliki akses yang lebih cepat, efisien, dan terukur untuk menembus pasar wisatawan mancanegara maupun domestik.
Dengan peresmian rute Jember-Bali ini, Jember kini resmi terhubung dengan dua “gerbang dunia” menuju Indonesia, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Kedua bandara tersebut merupakan pintu utama masuknya wisatawan internasional, investor, serta pelaku industri kreatif global. Kehadiran dua konektivitas strategis ini dipandang mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas jaringan pemasaran produk UMKM Jember ke pasar yang lebih besar dan lebih kompetitif.
Capaian besar ini tidak lepas dari keberhasilan lobi intensif Pemerintah Kabupaten Jember kepada pemerintah pusat dan pihak maskapai penerbangan. Menembus dua bandara paling sibuk dan sulit dimasuki di Indonesia menjadi bukti kuat adanya kemampuan diplomasi, koordinasi, dan komitmen tinggi dari Pemkab Jember dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Momentum penting ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen politik Bupati Jember, Gus Fawait. Janji menghidupkan kembali Bandara Notohadinegoro berhasil ditepati dalam kurun waktu hanya delapan bulan, lebih cepat dari target satu tahun yang pernah disampaikan.
Dengan beroperasinya penerbangan Jember-Bali (PP) oleh Wings Air, harapan baru mengalir bagi sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif Jember. Konektivitas yang semakin mudah diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah, membuka pasar yang lebih luas, dan menjadikan Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi regional yang semakin diperhitungkan.