Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dalam pemberian izin usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember menggelar kegiatan sosialisasi tentang implementasi perizinan berbasis risiko. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menyederhanakan proses perizinan, meningkatkan kecepatan respon, dan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia terutama di Kabupaten Jember
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Selasa, 14 November 2023 di Hotel Royal Jember menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Dra. Sartini, MM., sebagai Narasumber yang menyatakan kepada para pelaku usaha yang hadir tentang pentingnya legalitas dan perizinan berusaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.
"Bergesernya paradigma perizinan dari model tradisional ke perizinan berbasis risiko adalah langkah maju yang strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Kami berharap dengan adanya perubahan ini, proses perizinan akan menjadi lebih cepat, transparan, dan dapat memberikan kepastian kepada para pelaku usaha," ujar Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro
Salah satu poin penting yang dibahas dalam kegiatan ini adalah penekanan pada pendekatan berbasis resiko. Dalam sistem perizinan berbasis resiko, proses pengawasan dan evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat resiko yang mungkin dihadapi oleh setiap jenis usaha. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif dan mempercepat proses perizinan, terutama bagi usaha-usaha mikro, kecil dan menengah
Beberapa manfaat yang diharapkan dari implementasi perizinan berbasis risiko antara lain adalah peningkatan daya saing bisnis, penarikan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi. Para peserta sosialisasi diberikan pemahaman mendalam mengenai cara implementasi, mekanisme evaluasi resiko, serta tata cara pengajuan perizinan berbasis resiko
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan dari instansi terkait, sehingga mereka dapat memahami secara langsung bagaimana sistem ini dapat diintegrasikan dalam praktik bisnis mereka sehari-hari.
Acara sosialisasi ini diharapkan menjadi landasan bagi langkah-langkah implementasi lebih lanjut, Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.