Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember melalui Bidang Pemasaran menggelar kegiatan inspiratif bagi pelaku usaha dan komunitas kopi lokal bertajuk “Temu Kemitraan Komunitas Kopi”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, acara berlangsung pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB bertempat di Jember Sport Garden, dengan dihadiri berbagai pelaku kopi dari berbagai komunitas di Jember.
Acara ini menjadi wadah bagi para pegiat kopi untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring kemitraan, dan memperkuat ekosistem kopi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Hadir langsung dalam kegiatan ini, Ibu Dra. Sartini, M.M. selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, yang memberikan sambutan motivatif kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi para pelaku kopi untuk terus berkembang dan membawa nama Jember semakin dikenal luas. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan semangat para pegiat kopi agar lebih terkenal, bahkan hingga ke tingkat internasional,” ujar beliau.
Selain itu, Bapak Imam sebagai perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, juga turut hadir dan memberikan sambutan, menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan komunitas kopi dalam membangun rantai pasok yang berkelanjutan dari hulu ke hilir.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Bapak Teguh dan Bapak Adi, yang berbagi pengetahuan tentang strategi pengelolaan kopi, mulai dari proses pascapanen, hingga strategi branding dan pemasaran di era digital. Sesi diskusi berjalan hangat dan interaktif, di mana peserta dapat bertanya langsung serta mencicipi berbagai jenis kopi lokal hasil olahan pelaku UMKM di Jember.
Melalui kegiatan Temu Kemitraan Komunitas Kopi ini, Diskopum Jember berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kopi. Tujuannya tidak hanya memperluas jejaring bisnis, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk kopi lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.