Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember melalui Bidang Pemasaran kembali melaksanakan kegiatan pelatihan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner. Pelatihan yang digelar pada Rabu, 24 Desember 2025 ini mengusung tema Promosi, Akses Pemasaran, dan Keamanan Pangan. Kegiatan berlangsung di Aula Diskopum Kabupaten Jember dan diikuti oleh sebanyak 80 peserta yang merupakan pelaku PKL kuliner.
Kegiatan pelatihan secara resmi disambut dan dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelaku PKL kuliner perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam hal pemasaran dan promosi usaha. Selain itu, keamanan pangan tetap menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kesehatan konsumen dan citra usaha kuliner di Kabupaten Jember.
Materi pertama disampaikan oleh narasumber dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang memberikan pemahaman mengenai prinsip dasar keamanan pangan pada pengelolaan pangan siap saji. Peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga higienitas selama proses pengolahan makanan, mulai dari kebersihan penjamah pangan, penggunaan peralatan yang layak, pemilihan bahan baku yang aman, hingga cara penyimpanan yang sesuai agar makanan tetap layak konsumsi.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Dalam sesi ini dibahas kebijakan terkait keamanan pangan siap saji serta berbagai risiko cemaran pangan yang dapat berdampak pada kesehatan. Peserta juga diberikan pengetahuan mengenai penyakit bawaan pangan serta langkah-langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Sebagai materi penutup, pelatihan diisi oleh praktisi usaha, Gandi Prasetyawan, S.E., yang membahas strategi promosi dan pemasaran street food. Ia memaparkan pentingnya membangun identitas produk, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta strategi menarik minat konsumen melalui tampilan produk dan pelayanan yang konsisten. Pengalaman praktis yang dibagikan menjadi inspirasi bagi peserta dalam mengembangkan usaha kuliner mereka.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui pelatihan ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember berharap PKL kuliner mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten.